Bangkok Day 3 : Dusit Zoo dan Dusit Palace

Bangkok Day 3 : Dusit Zoo dan Dusit Palace


Masih tentang pengalaman saya jadi bolangers di Bangkok waktu Idul Fitri kemarin. Di hari ke-3 kami pergi ke Dusit Zoo dan Dusit Palace, kedua tempat itu merupakan kedua tempat yang lumayan banyak di rekomendasikan kalau kita ke Bangkok. Kami berangkat lumayan pagi sekitar pukul 8 pagi ( eh siang ya? Hehehe) ,  sebenarnya Dusit Palace dan Dusit Zoo baru buka antara jam 9 an, tapi karena Bangkok juga terkenal macetnya kayak Jakarta jadi saya pengen menyingkat waktu se-efisien mungkin hehe.
 
Dari BTS Surasak kami menuju BTS Victory Monument, terus dari Victory Monument ini kami ganti jadi naik bis no 505, soalnya gak ada BTS yang langsung nyampe sana. Oya, Dusit Zoo dan Dusit Palace itu berdekatan, jadi kalau habis main ke Dusit Zoo jalan kaki sebentar terus langsung nyampe deh di Dusit Palace.
Tempat yang pertama kami kunjungi dulu adalah Dusit Zoo, alasannya? Sekalian cari tempat makan karena kami belum makan hehehe. Tiket masuk Dusit Zoo untuk turis asing adalah 150 baht dan untuk turis lokal mungkin setengahnya. Waktu saya beli tiket saya belinya pake bahasa Thailand, terus ditanya sama petugasnya saya orang Thailand bukan dan gak tahu kenapa saya jawab dengan jujur, wah padahal kalo boong bisa dapet harga murah kali ya hihihi.

Victory Monument
 
Rencananya saya mau muterin Dusit Zoo setelah sarapan, jadi saya muter-muterin bagian depan Dusit Zoo dulu, ada Jerapah Afrika, Panda, Beruang, Hippo, dsb. Jam 10 saya mampir KFC yang baru buka, tapi gak jadi sarapan disana soalnya menu breakfast gak ada nasi (maklum orang Indonesia hehehe), jadilah saya pergi ke seven eleven (711) dan beli nasi instan disitu. Sarapan selesai dan kami siap buat muter-muter. :D . Sebenarnya Dusit Zoo hampir sama dengan kebun binatang yang ada di Indonesia, mirip-mirip ragunan juga. Sayangnya waktu saya kesitu , Dusit Zoo lagi dipake acara wisuda jadi rame banget dan beberapa tepat sedang di renovasi jadi hewan dan bangunannya gak lengkap apalagi Dusit Zoo kan luaaaaaas bangeeet jadi saya bingung mau kemana dulu akhirnya malah nyasar deh -_-. Kecewa sih, saya udah muter-muter berulang kali gak nemu gajah, unta, juga kandang reptil  :( , yang menghibur cuma karena ada si Hippo yang bisa kita kasih makan dengan membeli makanannya seharga 20 baht. Akhirnya setelah 2 jam muter-muter dan kami gak nemu hewan-hewan yang kami cari kami mutung dan langsung meneruskan perjalanan ke Dusit Palace. Kecewa banget pokoknya, tapi mungkin ini kami lagi gak beruntung aja, soalnya kalo saya ngintip blog orang kok bagus-bagus ya hehehe.

Di depan pintu masuk Dusit Zoo :)

Hewan yang berhasil kami tengok :)


Suasana di Dusit Zoo


Ada peta tapi kami tetep aja bingung hihih

Hippo si penghibur hati :p

Spot asyik juga buat foto hehehe

Nemu Harimau unyu ini hehehe
 
Di Dusit Palace, kami cukup bingung juga gak tau masuknya dari sebelah mana. Sambil mikir dan nyari kami foto-foto dulu di depan gedung habis itu nanya petugas dan dikasih tahu kalau kami harus menitipkan tas, kamera, HP dan di cek bajunya. Kalau punya tiket Grand Palace masuk Dusit Palace ini gratis tapi kalau gak punya tiket Grand Palace kita harus beli tiket lagi, kalau gak salah 100-150 Baht. Dusit Palace ini buka dari pukul 9.30- 16.00 setiap hari Selasa-Minggu. Sama seperti di Grand Palace, kalau kita mau masuk Dusit Palace, kita juga harus berpakaian sopan, buat yang cowok jangan pakai celana pendek, dan buat yang cewek di wajibkan pakai rok. Saat itu saya kesana pakai celana panjang dan diharuskan membeli kain yang akan digunakan sebagai rok, untungnya bukan saya saja, bule-bule yang lain termasuk yang cowok juga banyak yang harus beli kain seharga 50 Baht itu hihihi.
Foto dulu ahhh :D

Tempat penitipan tas dan pengecekan baju, masuknya juga dari sini hehe


Tempat pertama dan yang paling utama saya kunjungi adalah Vimanmek Mansion, kediaman Raja dulu yang disebut-sebut sebagai bangunan kayu jati terbesar di dunia. Arsitekturnya cantik sekali, saya serasa berada di Eropa bukan di Bangkok hehehe. Masuk ke Vinmanek Mansion kita tidak diperbolehkan membawa kamera, jangan harap bisa sembunyi-sembunyi bawa kamera, karena sebelum masuk kita akan diperiksa dengan ketat oleh penajga disana. Sebelum masuk kita harus menitipkan kamera dan benda berharga kita di tempat penitipan barang. Kita harus membayar 20 baht untuk menyewa lokernya. Oh ya, kalau kita gak punya tour guide, saya sarankan untuk membeli buku panduan berbahasa Inggris yang di jual seharga 30 baht di tempat penitipan barang, biar kita bisa sedikit-sedikit tahu sejarah Vinmanmek Mansion ini hehehe.Selesai menitipkan barang kami langsung menuju Vinmanmek Mansion dan masih harus lepas alas kaki, super ketat pokoknya hehehe.    

Buku panduannya :D

Di depan Vimanmek Mansion

Vinmanmek Mansion ini menurut saya benar-benar luar biasa dan menyimpan nilai sejarah yang sangat berharga. Bagaimana tidak, semua perabotan seperti kursi, tempat tidur, rak buku, foto, masih terawat dengan baik, penataan ruang masih ditata saat Raja Chulalongkorn tinggal disitu. Vinmanmek Mansion ini dibangun pada masa Raja Chulalongkorn pada tahun 1900, saat itu Raja Chulalongkorn baru pulang dari Eropa setelah menyelesaikan studinya dan sangat tergila-gila dengan bangunan khas Eropa. Akhirnya dengan menggunakan dana pribadinya, Raja Chulalongkorn membangun istana tersebut. Saya berulang kali berdecak kagum setiap melihat sudut istana tersebut, benar-benar seperti rumah di film-film kerajaan Inggris atau Eropa zaman dulu. Ditambah lagi apabila kita melihat keluar istana ada pemandangan hijau yang menyejukkan mata , benar-benar bikin betah hehehe. Kalau saya tinggal di istana kayak gini, saya bisa foto-foto setiap hari, asli artistik dan bagus banget !!! Kalo kalian berkunjung ke Bangkok, kalian wajib dateng kesini ! Setelah keliling-keliling Vinmanmek Mansion jangan lupa mampir beli es krim yang lumayan terkenal di antara para turis Dusit Palace hehehe. Lumayan buat ngurangin haus hihihi. Oh ya, karena tidak boleh ambil foto di dalam saya ambilkan gambarnya dari google ya, siapa tau penasaran hehehe


source :
http://www.thailandvoyage.com/tourinformation/Sightseeingtour/bangkok/Vimanmek2.jpg

source :
http://www.bangkokmag.infothai.com/images/vimanmek8.jpg


source :
http://www.thaiwave.com/benjarong/images/vimanmek3.jpg

Tempat selanjutnya yang saya kunjungi, tapi masih di dalam kompleks Dusit Palace,  adalah Abhisek Dusit Throne Hall. Isinya cuma pameran benda-benda Raja aja, seperti mangkok, gelas, koin, ada kain juga dan lain sebagainya. Selain Abhisek Duit Throne Hall, banyak tempat lain di dalam Dusit Palace yang berfungsi sebagai ruang pameran benda keluarga kerajaan, ada pameran foto-foto yang berhasil diambil Raja, benda-benda milik Raja dan lain sebagainya. Dulunya tempat pameran tersebut merupakan tempat tinggal para Putri Raja.  Sama seperti tempat yang lainnya kita harus melepas alas kaki dan tidak boleh mengambil foto ( sayang ya :( )

Kuil di dalam komplek Dusit Palace


Dan tempat terakhir yang saya kunjungi adalah Ananta Samakhom Throne Hall yang bikin saya gak berhenti ber �waaaa� ria, dulunya Hall ini digunakan sebagai tempat menerima tamu kerajaan. Bangunan bergaya Eropa Renaissance ini dibangun oleh Raja Chulalongkorn, tetapi belum selesai dibangun Raja Chulalongkorn sudah meninggal dan akhirnya dilanjutkan oleh Raja selanjutnya yaitu Vajiravudh dan menghabiskan dana sekitar 15 juta baht ( waaaaaaaa). Sekarang, bangunan ini dijadikan pameran benda-benda seni kerajaan, kalau disini kita bisa jalan-jalan tanpa guide, karena saat kita masuk kita akan diberi alat ( sejenis Walki Talkie ) yang akan menjelaskan kita tentang benda-benda tersebut dalam bahasa Inggris. Tinggal pencet nomer yang tertera di benda tersebut, nanti akan keluar penjelasannya. 


Di belakang Ananta Samakhom Throne Hall
Begitu saya masuk saya langsung ber �waaaaaa�, bangunannya megah sekali dan cantik. Di langit-langit gedung terdapat ukiran emas seperti menceritakan sebuah cerita. Benda-benda yang dipamerkan juga gak kalah cantik, benar-benar artistik dan mengagumkan, rata-rata terbuat dari emas. Ada meja makan yang dipakai untuk menyambut tamu kehormatan Raja, semua piring, gelas, sendok terbuat dari emas. Ada lukisan yang sangat rumit tapi bagus banget, ada ukiran kayu yang bahkan ngeliatnya aja bikin kita bingung saking rumitnya, apalagi buatnya yak hehehe. Pokoknya gak nyesel deh masuk sini, kalian akan benar-benar merasa sepert di Istana Raja, setelah melihat tempat ini rasanya saya bertekad mengunjungi istana lainnya di dunia hihihi.

source :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmgcsz39rJdy2TO60l8quHHgnaiJVWA68TZRqiHsMsSg6pdyw6tfeAzCt5_nbrTgmxRzbvEJG1jvG4n82hOaEMgZOctE3f-m4LO4bQeoJWEgg75yXKjsjMSfK83IeVW-SZaebuWcIe5Bc/s1600/20060612-121710-King-60th.jpg

source :
http://epocketguide.com/wp-content/uploads/2014/02/20110218-IMG_5380.jpg

source :
http://www.nationmultimedia.com/home/admin/specials/nationphoto/photo/cXM96PR.jpg

source :
http://bk.asia-city.com/sites/default/files/imagecache/item_image/whynot4671.jpg

 
Nemu gambar ini dan suka bangettt, semoga suatu saat bisa mengunjungi istana para Raja dan Ratu di atas :D
source : http://www.thaibis.com/bangkok/attractions/ananta-samakhom-throne-hall
 Tak terasa sudah 4 jam kami berputar-putar mengelilingi kompleks Dusit Palace ini. Rasanya kekecewaan kami di Dusit Zoo tadi benar-benar terbayar setelah melihat kompleks Dusit Palace ini. Yang bisa saya simpulkan adalah "Waw....AMAZING" !!! Saya jatuh cinta pada tempat ini dan benar-benar merekomendasikan tempat ini sebagai tempat wisata yang wajib kalian kunjungi. Jangan sampai dilewatkan ya, sayang banget kalau gak kesini *maksa*.  

Nah, sekarang saatnya kami melanjutkan perjalanan menuju Jim Thompson House yang juga jadi salah satu tempat rekomendasi wisata di Bangkok. See u di postingan selanjutnya !

Labels